Rembang, 5 Januari 2026 — Program Studi Administrasi Publik PSDKU Rembang, Universitas Diponegoro kembali memperkuat ekosistem akademik dan kreativitas mahasiswa melalui penyelenggaraan Coaching Clinic PKM bertema “Penyusunan Proposal Berbasis Data dan Dampak.” Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran sekaligus pendampingan praktis bagi mahasiswa dalam menyusun proposal PKM yang lebih tajam, terukur, dan relevan dengan kebutuhan publik.
Di tengah persaingan PKM yang semakin kompetitif, proposal tidak cukup hanya menawarkan ide menarik. Proposal yang kuat harus mampu menunjukkan dasar data yang jelas, rumusan masalah yang tepat, serta solusi yang realistis dan berorientasi pada perubahan. Melalui coaching clinic ini, mahasiswa diajak untuk membangun narasi proposal yang runtut—mulai dari mengidentifikasi isu berbasis bukti, menyusun latar belakang yang meyakinkan, hingga merancang luaran (output) dan capaian (outcome) yang bisa diukur.
Kegiatan menghadirkan dua dosen Administrasi Publik PSDKU Rembang sebagai narasumber, yaitu Renata Jati Nirmala, S.IAN., MPA dan Nawangsasi Wincahyo Artiko Aji, S.A.P., M.A.P. Keduanya berbagi strategi penyusunan proposal yang tidak hanya “rapi di struktur”, tetapi juga kuat secara argumentasi serta mampu menunjukkan dampak yang akan dihasilkan bagi masyarakat.

Sesi berlangsung interaktif melalui pemaparan materi inti yang dilanjutkan dengan diskusi. Peserta didorong untuk lebih kritis dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan kunci: data apa yang mendukung urgensi program? siapa yang menjadi sasaran utama? perubahan apa yang ingin dicapai? bagaimana indikator keberhasilannya? Dengan pendekatan ini, mahasiswa diharapkan lebih siap menyusun proposal yang berbasis logika program dan selaras dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Dr. Drs. R. Slamet Santoso, M.Si berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk melahirkan gagasan kreatif yang didukung data dan mampu menghadirkan perubahan. Lebih dari sekadar persiapan kompetisi, coaching clinic ini menjadi bagian dari upaya prodi dalam membangun tradisi akademik yang kuat berbasis analisis, inovasi, dan kebermanfaatan bagi publik.